6 Ciri Perempuan Yang jangan di Nikahi, Menurut Pesan Imam Al Ghazali

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita shalihah” (HR. Imam Thabrani)

Menikah adalah salah satu perinta Allah swt antara seorang laki laki dan seorang perempuan. Dalam rumah tangga melalui akad. Dalam Agama islam apabila ingin menikah harus ada beberapa yang di perhatikan. Sebagaimana sabda rosulloh saw bersabda , ”seorang perempuan di nikahi karna 4 hal karna harta ,keturunannya,kecantikannya dan agamanya. Maka hendaknya kamu pilih perempuan yang taat agamanya niscaya kamu akan beruntung .”[HR. Bukhari dan Muslim]”

Imam Al Ghazali pernah berpesan pada laki laki muslim agar tidak atau jangan nikahi wanita dengan ciri atau golongan seperti dibawah ini :

Yang pertama ada Al Annanah atau suka mengeluh. Bagaimana jadinya bila istri yang kalian nikahi adalah wanita yang suka mengeluh dan mengadu.? Pasti sangat sulit untuk mencapai sakinnah dalam berumah tangga. Sifatnya yang suka mengeluh dan mengadu ini dapat memicu konflik dalam rumah tangga. Mengapa demikian? karena wanita yang selalu mengeluh dan mengadu barti ia adalah wanita yang tidak pandai bersyukur, haus akan hawa napsu yang ini semua nya terwujud yang menyangkut ke duniawi.

Kedua ada Al Mananah. Al Mananah merupakan sifat yang suka mengungkit. Jelas sekali sifat ini bukanlah sifat yang baik dan dapat menghambat suami menjalankan tugasnya sebagai kepala keluarga. Sebab apapun yang telah dilakukan atau diberikan istri akan terus diungkit olehnya, terlebih jika apa yang diberikan suami tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Jika jika sedang ada masalah, wanita dengan golongan ini akan tidak mau mengalah dengan menyembah ego nya dengan terus menerus mengungkit ungkit yang telah berlalu.

Lalu yang ketiga yaitu Al Hananah. Tipe sifat wanita ini suka membanggakan orang di masa lalunya. Tentu saja perasaan suami akan merasa tidak dihargai jika sang istri selalu membanggakan dan mengingat orang dari masa lalunya. Bukan hanya merasa tidak dihargai, tapi juga akan timbul rasa cemburu dan rasa gagal menjadi seorang suami yang dapat membahagiakan istrinya, jangan malah membuatnya merasa tidak berarti.

Yang keempat adalah Al Haddaqah. Al Haddaqah merupakan sifat wanita yang konsumtif dan boros. Selalu meminta ini dan itu pada sang suami. Sekalipun si suami memiliki harta banyak atau orang kaya, namun dalam Islam sikap boros dan konsumtif menjadi salah satu sifat yang tidak disukai oleh Allah SWT. Jadilah wanita yang cerdas dengan membedakan mana yang lebih penting untuk dimiliki dan mana yang tidak, jangan malah membesarkan napsu tamak belaka. Kasian bilamana suami kurang mampu untuk mememunuhi kemauan istri yang boros, itu hanya menyiksa suami dengan membuatnya semakin pusing. Memang sudah menjadi kewajibannya untuk mencari nafkah, tapi tidak untuk dihambur hamburkan.

Kelima yaitu Al Barraqah. Al Barraqah mempunyai dua arti yang berbeda. Arti yang pertama adalah wanita yang suka bersolek sepanjang hari dan berlebihan dalam menghias dirinya. Lalu pengertian yang kedua adalah wanita yang suka marah hanya karena makanan. Lebih suka makan sendiri dan tidak mau berbagi, jika menurutnya bagiannya itu kurang maka secara tak segan akan meminta tambahannya. Dari kedua tafsir yang berbeda ini tetap saja keduanya bukanlah sifat yang terpuji dan mencerminkan istri sholeha.

lalu yang terakhir yaitu yang keenam ada Asy Syadaqah. Asy Syadaqah adalah wanita yang banyak bicara atau cerewet. Tapi cerewet disini semua hal akan dikomentarinya secara negatif. Hal yang benar saja dikomentari negatif, apalagi jika si suami melakukan kesalahan? Menikah dengan tipe wanita ini akan cukup menyiksa. Bagaimana tidak, semua tindakan suaminya tak akan lepas dari komentar negatif sang istri. Bahkan Allah sangat tidak menyukai wanita yang banyak bicara yang tidak bermanfaat. Mulut mu adalah harimau mu, jagalah ucapan karena lidah tak bertulang. Jagalah hati dan perasaan sang suami.

Itu dia 6 ciri wanita yang jangan dinikahi menurut pesan Imam Al Ghazali. Semoga kita sebagai wanita terlindung oleh Allah dari sifat sifat seperti itu, aamiin. Semoga manfaat, Wassalamualaikum Wr Wb.

Tinggalkan komentar